FF – Special KyuMin “BOOM in MY DREAM”

23 May 2011 at 1:10 PM | Posted in FF ( FanFiction ) | Leave a comment
Tags:

Title : BOOM in MY DREAM

Casts :

– Cho Kyuhyun

-Kim Eunbee

– Park Sunhi

– Lee Sungmin

Author : Bibihgyu07

***********************************************************************************************************************************************************************

Hari ke 1
Ini dimulai ketika aku dan beberapa mahasiswa lain yang berkesempatan magang di salah satu toko dan mini museum, yang menjual dan memamerkan alat musik dan beberapa barang kesenian khas Korea, “PARADISE ARTS”. Disini kami tidak hanya bertugas melayani pembeli yang ingin membeli, tapi kami juga berkesempatan untuk menemani dan bertugas untuk menjelaskan alat-alat musik klasik dan tradisional yang dipajang di disini bagi para pengunjung yang datang seperti para turis mancanegara untuk melihat-lihat museum arts mini yang ada di lantai 3 gedung ini.. Anak magang di tempat ini ada 3 orang. Aku, seorang yeoja yang bernama Park Sunhi yang usut punya usut berumur lebih muda setahun dari aku dan seorang lagi. Seorang namja yang sangat tidak disiplin waktu. Kenapa kusebut namja itu kurang disiplin? Yah, karena sudah hampir 30 menit dia belum menunjukkan batang hidungnya di tempat ini. Alhasil, aku dan Sunhi harus menunggu di ruangan Direktur Han.. >,<
20 menit pun berlalu, terdengar pintu ruangan ini diketuk dari luar.. Dari balik pintu muncul seseorang.. Eh,bukan..bukan.. Dia tidak sendiri, tapi berdua, ada seorang lagi yang berjalan tepat dibelakang orang itu… wajah 2 orang ini sungguh tidak asing lagi.. O.o
“Kyyaaa~~~aaa”aAAaa!!!! Ini bukan mimpi,kan???? Berturut-turut yang barusan masuk ke ruangan ini adalah Sungmin dan Kyuhyun.. mereka anggota SUPER JUNIOR!!!” batinku,, mataku terbelalak, kaget sekali O.o …
Kulihat Sunhi juga menyadari hal ini.. Dia tampak bersemangat sekali.. Kulihat dia menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Aku mencoba lebih tenang dari pada yeoja ini yang kurasa terlalu berlebihan..
Kedua member super Junior itu langsung menduduki 2 kursi yang sudah disiapkan di depan meja Direktur Han.. mereka tampak berbincang-bincang. Tak lama kemudian mereka pun beranjak dari sana dan berpisah. Kulihat Sungmin oppa memeluk dongshaengnya itu lalu pergi. Sunhi memanfaatkan situasi ini dengan memanggil Sungmin Oppa..
“Sungmin Oppa..” pekiknya pelan sambil melambaikan tangannya. Sungmin oppa membalasnya dengan tersenyum kecil dan melambaikan tangannya juga. Beuuhh, bisa dibayangkan, histerisnya Sunhi. Untung saja ini di ruangan petinggi museum ini, kalau tidak.. bocah ini sudah lompat-lompat di tempat.. Kemudian namja ganteng berbaju hitam itu pun masuk ke dalam lift dan pergi.
Kyuhyun dengan malu-malu berjalan ke arah kami. Sunhi makin tak tenang.. Akupun ikut tak tenang, tapi Cuma dalam hati.. >.<
“OMMO..!!Eonni, Dia berjalan ke arah kita” kata Sunhi sedikit berbisik sambil menyikutku. Aku Cuma melihat Sunhi dengan ekor mataku..
“Yaa! Bersikaplah lebih tenang” kataku.
Namja itu kini telah berada di depan kami. Dia yang biasanya hanya bisa kulihat dari jauh saat menonton konsernya dan hanya bisa mendengar dan menonton videonya dari laptopku, kini ada di depanku..!!!
“Annyeong haseyo.. kyuhyun imnida.. mohon bantuannya..” katanya memperkenalkan diri..
“Annyeong haseyo,sunbae.. Naneun Park Sunhi imnida.. Aku paling muda disini.. “ Sunhi memperkenalkan dirinya dengan sangat lancar..
“Ne,, panggil saja aku Oppa..” jelas kyuhyun pada sunhi. Yeoja itu makin gila dibuatnya =.=
“Kim Eunbee imnida” aku masih dengan nada datarku..Kyuhyun mengabaikan sikap cuekku itu.
“Oppa.. Kau tampan sekali. Lebih tampan dari yang kubayangkan..” Kata Sunhi polos.. Kulihat kyuhyun hanya tersenyum simpul menanggapi pujian sunhi tadi.
“Aigoo..apa-apaan ini?” batinku, sedikit rasa sesak memenuhi semua permukaan paru-paruku >..<
Di bagian dasar isi kardus ini masih ada lightstick dan sebuat poster mini SUPER JUNIOR.. kedua benda ini selalu kubawa kemana-mana..
“Aisshhh.. ottohke??” Aku masih gengsi memasang poster ini.. Sungguh, jika kalian berada dalam posisi ini, sangat-sangat tidak enak. Entah perasaan apa yang menjanggal di hati dan pikiranku saat ini. Apa karena grogi bisa bekerja dengan sang idola atau karena apa, aku pun bingung. Bagaimana bisa aku memasang poster SUPER JUNIOR ketika aku berada satu ruangan dengan salah satu member SUPER JUNIOR?? Bathinku benar-benar diuji >.<
Ku lirik kedua orang tersebut.. Mereka sedang asik mengatur barang-barang mereka.
“Syukurlah.. tidak ada yang melihat ini” bathin ku sambil mengelus dada..hatiku sedikit lega..
Dengan sigap ku tutup kembali kardus itu, dan posternya kulipat menjadi 2 dan kuselipkan pada sebuah buku dan lightsticknya kusembunyikan ke dalam laci meja..
Setelah selesai membereskan semuanya,,tak terasa sudah jam istirahat dan makan siang.. Tentu saja, ini semua ada hubungannya dengan keterlambatan namja itu..
Beberapa saat kemudian, Manager lee keluar dari ruangannya..
“sudah selesai beres-beres? Jangan lupa untuk makan siang..” Kata manager lee sambil melepaskan senyumnya.
“Ne, Sajangnim, …” jawab kami serentak dengan sedikit menunduk..
“Eonni.. Apa kau akan pergi dengan kami? Kami akan pergi makan siang bersama…” ajak sunhi sesaat ketika Manager Lee pergi.
“Ahh.. lain kali saja.. aku membawa bekal..”kataku sambil mengangkat sebuah kotak makanan.. aku sudah gila, aku menolak kesempatan emas makan bersama dengan idolaku >.< Hikz.. Gengsiku besar sekali,,, Kulirik Kyuhyun yang sudah berdiri di depan pintu..
“Uhh, sayang sekali.. Ya sudahlah.. Eonni..Kami pergi ya..”
“Ne..” jawabku setengah ketus,setengah senyum…
“Aishhh… Jincaa~~.. aku benar-benar akan gila..” sungutku saat mereka menghilang dari pandanganku.
“Yaa!.. apa nanti tidak ada wartawan yang akan mengikuti mereka?” tanyaku bingung
*************************************************************************************************************************************************************
Hari Ke 13
Hari ini tak seperti biasanya.. Dari pagi, kami sudah dipusingkan dengan banyaknya pengunjung dan pembeli.. Tak tanggung-tanggung, beberapa awak media juga ikut-ikutan datang. Mungkin kabar tentang Kyuhyun magang di tempat ini sudah diketahui oleh banyak orang. Lihat saja.. mereka tampak mengerumuni Kyuhyun yang sedang mendampingi salah seorang pengamat seni Musik Korea.. Dari jauh saja sudah tampak aura keartisannya.. Dia tidak hanya bersuara merdu, tapi juga tampan dan berwibawa..
“Eonni.. “ aku dikagetkan oleh sunhi yang mungkin dari tadi melihatku melamun..
“Ne..waeyo?” sahutku sambil membereskan buku tamu.
“Dia sangat tampan, bukan?”
Aku tidak menanggapi pertanyaannya.
“Kyuhyun Oppa.. perjuangannya ketika kecelakaan itu.. Dia hampir saja kehilangan mimpinya menjadi seorang penyanyi terkenal…” Yeoja ini menarik nafasnya.. “Dia namja jahil tapi penyayang..” Sunhi menjelaskan panjang lebar..
“Aku mengetahui semuanya..Tentu aku sangat mengenal dia, dan mengetahui semua berita tentangnya. Kecelakaan itu? Siapa yang tak ingat?”
Aku ingat kok, saat itu setelah mendengar bahwa dia kecelakaan,aku tidak bisa memejamkan mataku. Yang ada dalam pikiranku hanyalah dia. Ingin rasanya menyusulnya ke Rumah sakit, tapi saat itu aku harus tetap berada di rumah , menjaga dongshaengku yang juga sedang sakit”
Pilihan yang sulit >…..<

*************************************************************************************************************

Hari ke 15

Hari ini mungkin sudah ditakdirkan seperti ini..

Karena cuaca di Seoul yang kurang bagus dan tak menentu, Sunhi, junior ku yang bawel dan heboh itu, harus ijin bekerja karena sakit. Flu biasa, hanya saja dia diistirahatkan agar tidak menjadi lebih parah lagi. Jadi, karena Sunhi tidak masuk kerja, itu berarti yang ada dalam ruangan itu hanya kami berdua..

“Berduaaaa???” pekikku ketika orang tua sunhi menutup teleponnya.

“ottohke?? Aku belum siap untuk ini..!!!!”

Dengan langkah gontai aku menuju kamar mandi.. Ingin rasanya kuguyur lama-lama otakku dengan air dingin.. >.<

Sesampainya di kantor..

seperti yang sudah kuduga.. di ruangan ini cuma ada kami berdua >.<

Suasana tampak hening, Cuma bunyi mesin printer, nampaknya rekan kerja ku itu (baca : Kyuhyun*) sedang mengeprint sesuatu..

Kulanjutkan berfokus pada laporan yang sedang kuketik.. Tapi entah mengapa aku jadi uring-uringan sendiri, mungkin ini sudah saatnya menyapa rekan kerjaku itu.. dengan sedikit keberanian yang sudah terkumpul, aku berusaha membuka percakapan.

“Kyuhyun-shi..” panggilku

“Ne.. ” jawab namja itu kemudian kembali sibuk mengeprint.  “Tumben sekali.. Ini sedikit terasa aneh.. kau jarang berbicara..” katanya sambil melemparkan senyum..

Alamakk!! Hampir mati aku dibuatnya >.<
“ahh.. Itu memang keahlianku..” aku menggaruk-garuk kepalaku yang tak gatal.
Namja itu tersenyum lebar ketika mendengar jawabanku.. “Kau pandai bercanda”
“Aiissshhh… Manisss sekalliiiii…” jantungku mau copot rasanya.. Beginikah rasanya memandangi idolamu tersenyum tanpa diganggu siapa pun..?? ^__^
“Hari ini, kenapa sepi sekali? Tidak ada wartawan yang datang..” celetukku..berusaha mencari topik pembicaraan.
“Kata siapa? Coba lihat.!!” Kyuhyun menunjuk ke luar jendela, dan di sana banyak wartawan yang sudah menunggu.. kutelan ludahku..
“Ahh,,Rupanya banyak yang sudah menunggumu..” kugaruk-garuk kepalaku yang tidak gatal. Lagi-lagi Kyuhyun hanya tersenyum.
“Laluu.. Kapan Jib ke5 keluar?” tanyaku.. pertanyaan aneh untuk orang yang baru kenal.. Aishh.. semoga saja aku tak salah ngomong.
“Jib ke 5? Segera..” jawabnya mantap.. “Waeyo?? Apa kau akan membelinya?”
“Ini pertanyaan gampang banget buat dijawab,Kyu..” bathinku. Aku tersenyum lebar dalam hati. Yes..!! akhirnya, akan bertambah lagi koleksiku ^__^
“ Ah.. Ne.. untuk keponakanku..” jawabku ngasal..
“Jinca?” tanya kyuhyun.. aku mengangkuk pelan..
“hahahahahaha..” aku tertawa dalam hati.. “tentu saja untukku..!!”
**********************************************************************************************************************************************************************
Hari ke 17
“Nona Kim, Besok akan ada supervisi ke Daegu, aku memilihmu untuk ikut dalam kegiatan ini. Siapkan dirimu..” Ujar Manager Lee.
“Ne.. algetsemnida, Sajangnim…” jawabku. Besok aku akan mengemban tugas berat.. Ini pengalaman pertamaku..^__^
“Ini berkas-berkasnya. Pelajari itu. Ok?” Kata manager Lee sambil menyerahkan sebuah map merah.
Akupun menerima map tersebut dari tangan Manager Lee.. “Ne..” Aku mengangguk memastikannya lagi..
“Baiklah.. meeting ini dibubarkan..kalian boleh langsung beristirahat..Kalian boleh keluar” kata manager Lee sambil melihat jam tangannya.. satu persatu kami meninggalkan ruangan beliau.
Aku kembali pada meja kerjaku dan membuka bekalku.
“tadaaaa… Eonni, lihat ini…” Bocah ini benar-benar membuatku kaget.. di tangannya sudah ada sebuah kotak makanan. Rupanya dia membawa bekal juga.
“Ige mwoya?” aku mengernyitkan dahiku..
“Aku dan Kyu Oppa membawa bekal, jadi kita bertiga bisa makan bersama..”
Aku memandang mereka satu per satu. Kyuhyun mengangkat bahunya pertanda tak ada pilihan lain. Aku tersenyum melihat Sunhi.. pintar sekali anak ini.. 
“OK.. kita makan bersama ..”
Beberapa saat kemudian kami asyik melahap bekal masing-masing.
**********************************************************************************************************************************************************************
Hari Ke 18
Hari-hari ku terasa berat.. Hari ini, sehari penuh aku tidak bertemu idola ku itu >.<
Selesai mandi dan mengeringkan rambutku, kurebahkan tubuhku pada tempat tidurku.. Kegiatan supervisi tadi menguras tenagaku.. Kututup mataku, aku ingin segera tidur.. Aku ingin waktu cepat berputar.. Segeralah berakhir hari ini.. cepatlah tiba hari esok.. aku ingin bertemu DIA…!!!
**********************************************************************************************************************************************************************
Hari ke 30
Hari-hari berlalu begitu cepat.. tanpa terasa ini sudah hari terakhir magang di tempat ini. Setelah bertemu dengan manager Lee dan Direktur Han dan diberikan sedikit pembekalan, istilahnya sebagai sebuah penyemangat untuk meraih masa depan kami.. karena beliau-beliau ini memiliki banyak pengalaman yang bisa dijadikan pegangan bagi kami, para pemula. Setelah itu kami mengadakan acara perpisahan kecil-kecilan.. bisa dibilang seperti itu.. Walaupun pesertanya Cuma kami ber3..hahaha..
Sunhi terlihat paling aktif dengan kameranya, jepret sana, jepret sini…
Aku terkekeh sendiri melihat aksi bocah ini..
“Oppa.. karena ini adalah hari terakhir kita bersama-sama disini.. Aku ingin ada kenang-kenangan yang bisa kita ingat.. Mari foto bersama!” rengek Sunhi. Kulihat Kyuhyun mengiyakan. Aku kembali sibuk mengemasi barang-barang di atas meja ini ke dalam sebuah tas.
“Eonni.. kemarilah.. kita foto bersama..Kahjja..!!! ” Ajak Sunhi..Dia menarik-narik tanganku. Nampaknya kali ini dia ingin aku ikut bergabung. Tentu saja, selama sebulan bekerja bersama, aku kurang bergaul dengan mereka.. terlebih Kyuhyun. Aku pun tak bisa menolak..
“Neeeee..” kataku sambil mendekati mereka..
“Hana..Dul.. Say Cheersss..!!” Sunhi memberi aba-aba.
“Jepreettttt!!!”
Yahhh.. hari ini aku sukses berfoto bersama idola ku.. ^__^
***********************************************************************************************************************************************************************
Hari Ke 30 (at the same day)
Aku selesai mengepak barang-barang ku. Tapi sepertinya masih ada yang kurang. Aku coba menghitung kembali, memastikan tidak ada yang tertinggal..
“Posternya sudah.. Kyaa~~!! Lightstick ku..!!!???” pekik ku dalam hati.
Aku mulai mencari ke sana ke mari.. tapi nihil, tidak kutemukan.. 2 pasang mata yang juga sedang sibuk membereskan barangnya saling bertatapan, mungkin mereka merasa aneh dengan tingkahku.
“Eonni.. Apa Eonni sedang mencari sesuatu ?” Tanya sunhi..
“Ahh.. Ahniyo..” Aku masih tetap mencari..
“Gwaencahna?” kali ini giliran Kyuhyun yang bertanya..
“Ne.. Gwaencahna.. Kalian pulanglah,, aku ada sedikit urusan..” Aku mulai gemetaran. Benda itu sangat berharga.. Dia yang telah menemani aku tiap kali menonton konser SUPER JUNIOR >….<
Lightstick itu langsung kukantongi pada saku kiri jaketku. Kemudian akupun keluar dari gudang dan menuju ke ruangan kerja.
Tanganku penuh memegang sebuah kardus yang penuh berisi berkas-berkas penting yang baru ku ambil dari gudang. Ini nantinya akan dijadikan salah satu kompetensi yang dikumpulkan ke kampus. Tumpukan kertas ini nantinya akan menjadi nilai dan menentukkan diterima atau tidaknya skripsiku.. tiba-tiba Hpku berbunyi.. Dengan tangan kiri aku mengambil HP yang juga kuletakkan pada kantong kiri jaketku.. Dan aku mulai mejawab telepon yang ternyata dari Omma..
=End of Flash Back=

“Ahhaa!! Aku tahu dimana tempatnya..!!” Aku meraih tas dan kardus kecil tersebut dan buru-buru ke tempat hilangnya lightstick itu.
Dengan nafas ngos-ngosan aku berlari kecil hingga sampai pada sebuah koridor belakang gedung ini. kuletakkan tas dan kardus yang tadi kubawa pada lantai koridor. Kuperhatikan semak-semak ini. Aku yakin sekali, lightsticknya pasti jatuh disini. Ku buka jaketku dan mulai menunduk dan mencarinya. Aku terus mencarinya, tapi tak kunjung ditemukan..
“Pasti ada.. aku yakin sekali.. pasti jatuh di sini..”
Karena tak tahan, air mata ku mulai jatuh.. sungguh tak ikhlas benda berharga seperti itu hilang.. Mungkin diluar sana , banyak yang menjualnya, tapi tidak akan ada yang seperti yang ini.. lightstick ini tersimpan banyak kenangan… Aku mencari lagi.. dengan sisa tenagaku..dan disela-sela tangisku..
“Eunbee-shi,, apa yang sedang kau lakukan?” tiba-tiba suara seseorang mengejutkanku yang sedang menunduk mencari lightstick milikku yang kurasa jatuh di antara semak-semak itu. Ku angkat wajahku mencoba melihat siapa yang berbicara. Ternyata namja itu lagi, maksudku.. salah satu member Super Junior, Cho Kyuhyun, yang sama-sama magang di sekolah Musik ini. Namja itu menundukkan wajahnya sejajar dengan wajahku yang sedang menengok ke arahnya.
“Kenapa dia ada di sini? Bukankah dia sudah pulang?” Tanyaku dalam hati..
“Dangsinen…” Kataku pelan sambil mengusap airmataku. Namja tersebut balik tersenyum padaku.
“Kau kuat sekali.. ditengah cuaca dingin seperti ini tanpa memakai jaket” Katanya sambil menutup punggungku dengan jaketku.
“Apa yang kau lakukan di tengah semak ini?” tanyanya lagi. Aku baru sadar, pertanyaannya tadi belum kujawab.
“Aku.. Aku sedang mencari sesuatu..” Kataku lalu kembali mencari lagi.
Kyuhyun kemudian berjongkok tepat di sampingku. Dia merogoh saku jaketnya dan mengeluarkan sesuatu.
“Apa ini yang kau cari?” Aku yang sedari tadi mencari sesaat kemudian melongo dengan benda yang dipegang olehnya. Aku mengenali benda itu. Ya!! Itu dia..Itu yang kucari.. Akhirnya Ketemu!! Senyum lebar terpasang di wajahku.. Dengan pasti aku mengangguk membenarkan pertanyaannya.
“Yaa..!! dimana kau menemukannya?”
Kyuhyun tersenyum kemudian memberikan lighstick biru itu.. Sebuah senyum bahagia terukir di wajahku.
“Gomawoyo.. Jeongmal gomawo..” Kataku menunduk sambil memeluk lighstick itu..
“Lain kali jangan sampai hilang,Ok?”
Aku hanya mengangguk, aku terlalu bahagia sehingga tidak bisa menjawabnya.
“Yaa!!.. lihat.. tanganmu lecet semua..” katanya sambil memegang tanganku. Aku memastikan kebenaran perkataannya. Dan ternyata benar, beberapa jari tangan kananku lecet. Mungkin terkena batang tanaman – tanaman tadi.
“Ini perlu diobati.. Sebentar…!!” Aku sedikit kaget dengan perlakuannya ini. Aku hanya bisa melongo dengan perlakuan namja ini. Kyuhyun terlihat sibuk mencari sesuatu dalam tas punggungnya. Dia mengeluarkan sebuah kotak putih..Kotak P3K..didalamnya ada kassa, betadin, plester dll..
“Kemarikan tanganmu..”
“Nde??” Tanpa menunggu lagi, Kyuhyun langsung menarik tanganku dan dia mulai mengobati luka, maksud ku lecet yang ada di jari –jari tangan kananku. Kutatap wajahnya dalam-dalam. Kapan lagi aku punya kesempatan langka seperti ini?
“Aduh.. aw..” aku meringis. Ini rasanya perih. Tapi jika dipikir-pikir, sedikit aneh jika yang akan mengobati tanganmu adalah biasmu sendiri >…<
“Hahahahaha.. lihat, wajahmu memerah..” katanya tiba-tiba sambil menunjuk ke arahku. Kami pun tertawa.. Namja aneh..
“Aku heran. Kalau lightstick ini hilang, kan bisa kau beli lagi.. lagipula harganya tidak mahal” Lanjutnya lagi.
“MWO? Pertanyaan apa itu? Tjh~~ bukan masalah mahal atau tidaknya, tapi di benda yang sesederhana ini, tersimpan banyak kenangan dengan Super Junior” Jelasku dengan mata berkaca-kaca.. Aihhh,, aku hampir menangis.
“Gaerae?” dia ingin aku memastikannya.
“Ne.. Gaerae..” Kutarik nafasku.. “ Super Junior dan ELF itu satu..” Kataku sambil memandanginya..
“Kita merasakan hal yang sama kok..”
“Jinca?” tanyaku.
Dia cuma mengangguk..
“Eunbee-shi.. kau tahu kan, beberapa Hyung….” Sepertinya dia mencoba menjelaskan sesuatu.. Dia tampak ragu-ragu untuk mengatakan sesuatu.
“maksudmu.. Hangeng, Kangin dan Kibum Oppa?” Aku langsung menyambung pembicaraannya, dan mencoba memastikan kami tak berbeda persepsi.
“Ne.. Apa ELF masih percaya pada kami ketika kami hanya ber-10?”
Aku hanya tertawa.. Dia memandang aneh ke arahku..
“Apa namja ini bodoh? Apa dia tidak tahu cinta ELF kepada Super Junior seperti apa..?“ batinku.
“Yaaa!!!“ Aku meninju bahunya.. “Kami, ELF selalu mempercayai kalian. Tidak peduli cuma ber10, di hati ELF, kalian tetap ber13.. Kalau bukan 13, kalian bukan Super Junior..” Aku menjelaskan dengan seksama kepada namja pabo ini..
Dia tersenyum lagi..
“Mianhae..Mianhaeyo ELF.. karena kami hanya ber10..” katanya dengan nafas berat. kulihat raut kesedihan diwajahnya..
“Eunbee-shi.. Jeongmal gomawo karena sudah mau setia sampai akhir.. Jangan pernah tinggalkan kami” kyuhyun tertunduk sambil mengatakan itu.. Aku terharu mendengar pengakuan nya.
Suasana hening sejenak.. Kami menikmati cahaya bulan yang bersinar indah malam ini.. Ini bagai mimpi bisa bersama seperti saat ini..
“Eunbee-shi..” panggilnya diantara kesunyian kami.
“Ne..” jawabku singkat.
“Apa kau mau mendengarku menyanyi?”
“Nde??!!!!!!!” O.o
“Walaupun kau cuek dan bersikap dingin… tapi.. Gomawo sudah mau menjadi teman kerjaku..”
“Aishh.. jangan berkata seperti itu..!! selama ini aku tak pernah baik padamu >.<..”Protesku dalam hati. Kyuhyun, seperti ini kah sifatnya?
Tanpa menunggu lama, Kyuhyun dengan suara merdunya melantunkan lagu Marry U- Super Junior…
Pyuhngsaeng gyuhte isseulge (I do) Nuhl saranghaneun guhl (I do)~~
Nungwa biga wado akkyuhjumyuhnsuh (I do)~~
Nuhreul jikyuhjulge (My love)~~

Dia bukan manusia tapi Malaikat… malaikat yang hidup di dunia!!!
Akhirnya dia selesai bernyanyi…Sontak aku memberikan tepuk tangan untuknya..
“Jinca..!! kau memang Kyuhyun..” kataku sambil tertawa..
“ Apa maksdumu?” Kyuhyun ikut tertawa..
“by the way, kau menyukai idola yang seperti apa?”
“Hahaha..” Aku terkekeh mendengar pertanyaanya.
“Aku menyukai Idola dengan suara yang merdu dan memiliki wajah yang penuh dengan ketenangan..“
“Sayang sekali, Semua kriteria itu dimiliki Yesung hyung..” celetuknya ketika aku selesai berbicara.
“Tapi.. Super junior’s member.. Siapa yang paling kau suka dari semua anggota?”
“OMMO!! Pertanyaan gila!! Idolaku sendiri yang bertanya tentang siapa idolaku????” Ku telan dengan cepat ludahku.. Jantungku berdetak cepat.. takikardi.. mungkin tekanan darahku saat ini adalah 160/100 mmHg.. >.<
“Super Junior Member yang kusuka adalah kau, CHO KYUHYUN!!!” Ingin aku berteriak seperti itu. Namun bibirku bersatu seperti dilem dengan lem paling lekat didunia.. perlahan-lahan, Kuberanikan bibirku untuk menyebut kalimat itu
“Akuuu..” Aku memulai dengan sedikti terbata-bata.. Kulihat Kyuhyun sepertinya penasaran dengan jawabanku.. ketika ingin kulanjutkan kalimatku, HP ku berdering.. Ya Tuhan,, terima kasih, ini menyelamatkanku.. dengan cekatan aku langsung menjawab telepon itu.
“Yoboseyo..”…. “Ne.. aku sudah pulang..”….“Oh..gaeraeyo? Ok,, aku ke sana sekarang.. Ne.. Bye” kutekan tuts merah.
“Kyuhyun-shi.. mainhae.. temanku sudah menunggu di depan..” jelasku.
“Oh, Gaerae? apa kau akan pulang?” dia mengernyitkan dahinya.
“Ne..” jawabku. “Kyuhyun-shi.. sampaikan salamku untuk oppadeul.. jangan sampai lupa! Ok?” Magnae SuJu itu hanya mengangguk..
“Senang berkenalan denganmu..” katanya sebelum kami berpisah.
“ Naddo… Annyeong..”
“Annyeong” Kyuhyun melambai-lambaikan tangannya, dan masih berdiri pada tempatnya.
Aku berjalan dengan langkah sedikti lebar.. Ketika sampai pada ujung koridor, aku membalikkan badanku dan kulihat punggung namja itu sedang berjalan ke arah yang berlawanan denganku..
“Kyuhyun-shiiiii~~~!!!!” Dengan sedikit berteriak, Aku memanggil namanya. Namja yang kupanggil itu, berhenti sejenak, dia membalikkan badannya dan menyambut panggilanku dengan senyum manisnya.
“Kauuu..~~!!” Aku berteriak lagi.
“Aku?? mwoya???” tanyanya keheranan sambil menunjuk dirinya sendiri.
“Super Junior’s member yang kusuka adalah Kyuhyun-shiiii…!!!” kuperjelas lagi.. Akhirnya, kalimat itu tersampaikan sudah..sedikit lega hati ini.. Huewwwhh.. bahagia sekali ^__^
Kyuhyun tampak sedikit kaget dengan kalimatku barusan.. Mungkin dia tidak menyangka aku akan mengatakan hal itu..
************************************************************************************************************************************************************************
Dengan wajah berseri-seri aku keluar dari ruangan sidang.. Puji Tuhan, Ujian skripsiku berjalan dengan lancar.. Aku bisa menjawab semua pertanyaan dari dosen pembimbing dan dosen pengujiku.. Akhirnya, aku lulus juga!! Tinggal mengurus beberapa hal lagi dan semuanya selesai.. Wisuda sudah di depan mata.. Yang lebih membahagiakan lagi, aku juga mendapat panggilan untuk bekerja di tempat magang kemarin, PARADISE ARTs.. Beruntungnya hidupku..
Langkahku sedikit kupercepat..
Tiba-tiba HP ku berdering.. tidak ada nama peneleponnya.. Karena penasaran, akupun mennjawab telepon itu.
“Yeoboseyo..” jawabku
“Eunbee-shii..” suara orang dari seberang sana.
“Ne.. Nuguseyo?” Tanyaku sambil mengangkat alisku.
“Aku Cho Kyuhyun..”
Glleeekkkkkkk!!! Duggg…!!!
“Kau??” Orang ini tidak bercanda kan? Kyuhyun meneleponku..!!! Kyaaa~~~~!!!!
“Ne.. ini aku.. aku mengganti no Hpku..” katanya.. aku masih diam membisu dengan mulut ternganga.. aishh…
“Kudengar kau diterima di tempat manager Lee. Cuhkae.. Oh ya, bagaimana hasil ujian skripsinya?” Magnae SuJu berbicara panjang lebar.. aku mendengarkannya dengan seksama..
“Ne.. Gomawo.. Oh.. Ne.. semua berjalan lancar, aku lulus..” jawabku.
“Jinca? Ah.. Cuhkae… Eunbee- shii.. kau dimana?” tanya namja itu.
“Aku di halte bus dekat kampus,, aku sedang menuggu bus untuk pulang. Waeyo?”
“Oh..tunggulah sebentar.. jangan naik bus dulu.. Ok?” suaranya tedengar memaksa… Selesai berbicara kalimat itu, dia langsung mematikan teleponnya.
“Yeoboseyo?? Yeoboseyo?? Kyuhyun-shii” Lagi-lagi aku mengangkat alisku.. ada apa dengan namja ini?
Aku duduk pada bangku yang ada di halte tersebut… Aku pun menuruti perkataannya tadi.. Sebuah bus yang seharusnya menjadi tumpanganku, kubiarkan pergi begitu saja. Aku melirik jam tanganku.. Entah apa yang kulihat. Mungkin karena perasaan grogi inilah yang membuat aku sedikit tidak karuan seperti ini.. Idolaku barusan menelepon dan menyuruhku menunggunya.. apa maksudnya ini??
Selang beberapa menit, sebuah mobil hitam berhenti tepat di depanku. Aku mengangkat kepalaku.. kuperhatikan mobil tersebut.. si pengemudi menurunkan kaca mobilnya. Kulihat seorang namja berkaca mata dan berbaju putih memandangiku sambil tersenyum. Aku menggaruk-garuk kepalaku.. Namja tersebut membuka kacamata agar aku bisa mengenalinya.
Sontak mataku melotot, jantungku berdegup kencang ketika kulihat siapa yang ada dalam mobil tersebut..
“Kyuhyun-shii” mulutku bergetar ketika menyebut namanya.. Namja itu Cuma tersenyum..
“Naiklah…Kajjha!! ” Ajaknya sembari menarik tanganku mendekati pintu mobilnya.
“Ya Tuhan.. ini bukan mimpi kan???” bathinku.
***********************************************************************************************************************************************************************
2 bulan kemudian..
Kini kami duduk berhadapan di meja makan.. Hari ini sangat special, karena Kyuhyun datang ke apartemenku.. Dia memintaku untuk membuatkannya pancake. Di atas meja mini ini sudah tertata rapi 2 buah piring pancake, segelas orange jus, sebotol coke dan sebotol fruit sause..
“Wahhh!! Kelihatannya enak..”
“Tentu saja.. ini resep special.. “Snow Pancake” ..aku baru mendapatkan resepnya seminggu yang lalu..” kataku setengah berbisik..
“ Snow pancake?” Ah.. aku tak sabar mencicipinya..”
“Ne.. coba saja… moego..”
Kyuhyun langsung menuangkan fruit sause itu pada pancake dan mulai memakannya.. Aku memperhatikannya dengan was-was.. takut kalau-kalau rasanya tidak enak.. Dikunyahnya dengan pelan.. sambil mengunyah dia menatapku sambil mengacungi 2 jempol.
“Eunbee-shii.. ini enak sekali..” katanya dan lanjut menikmati pancake itu..
“Gaerae?? ”
“Gaerae… cobalahhh..” Aku penasaran dengan pujiannya.. siapa tahu itu bohong, dia mau mengejekku.. Aku pun mulai memakan pancake itu dan memang perkataan namja ini benar adanya.. Pancake buatanku ini enak sekali >.<

“Bagaimana?? Enak bukan??”

Aku hanya mengangguk…. “Ah.. aku memang pandai memasak” kataku sedikit memuji diri sendiri..😀

Kyuhyun mencibir.. “PD sekali..” katanya mengejekku.. aku memanyunkan bibirku.. Kyuhyun malah menggusak-gusak rambutku..

“ Eunbee-shi..” Panggilnya..

“Ne.. Waeyo?” kulihat wajahnya sedikit serius..

“Kau tahu kan, aturan yang ada di SM.Ent sedikit sensitif untuk urusan pribadi artis-artisnya.” Lanjutnya

“Ne,, arra… kalian dilarang berpacaran.. Iya,kan?” Kyuhyun mengangguk mengiyakan perkataanku barusan.

“Eunbee-shii…” panggilnya lagi..

“Ne..” jawabku singkat saja.

“Apakah kau menerima aku apa adanya?” tatapan mata ini.. mirip dengan tatapan ketika malam itu..

“Haishh.. Kau ini bicara apa? Aku ini kan fans mu.. Tentu saja aku menerima kau apa adanya..

“Ahniyo.. maksudku.. bukan sebagai fans.. tapi sebagai namja..”

“MWO???” Pekikku !! “Tadi, kau bicara apa?” aku mencoba mencerna kalimatnya.. apa aku tak salah dengar???

“Eunbee-shi.. maukah kau menjadi yeojachinguku?”

“MWO???!!!~~~!!!! YEOJA..CHINGUU???” sontak aku sedikit berteriak karena perkataannya barusan.. Mendadak tenggorokanku seakan tersumbat sesuatu.. Ahh.. aku tersedak pancake yang tadi kumakan.. Buru-buru kuteguk sebotol coke hingga tak tersisa.. Efek perkataan Namja ini hampir mencelakaiku >.<

“Yaa.. Eunbee-shii.. gwaenchana??” katanya sambil mengelus-elus pundakku.. entah sejak kapan namja ini sudah ada di sampingku..

“Gwaenchana??” tanyanya lagi.. “ku ambilkan air minum..” aku buru-buru menarik tangannya..

“Ahh. Ahni,.. Gwaenchana…” namja itu mengambil sebuah kursi dan duduk tepat di sampingku..

“Kyuhyun-shii….” kataku pelan sesaat ketika nafasku teratur..aku masih tidak percaya dengan yang kudengar.

“tadii itu.. apa maksudmu??”

“Eunbee-shii.. sepertinya.. aku menyukaimu..” dengan mantap dia mengucapkan kalimat tersebut.. aku menelan ludah.. serasa seperti mimpi jika yang mengatakan kalimat tadi adalah idola kalian sendiri.. Aku menatapnya sesaat..

“Kyuhyun-shi..” otakku kini tak bisa berpikir..

“Aku tak tahu sejak kapan rasa ini ada.. semua terjadi begitu saja..” dia menatapku dalam-dalam…

“Eunbee-shi.. jadilah yeojachinguku..” sambungnya lagi..

Kalimatnya tepat mengenai hati, jantung, paru-paru.. empedu..pankreas.. ah,, semuanyaaa… >.< ini sungguh nyata tapi masih terasa seperti mimpi..

Aku balas menatapnya..

“Kim Eunbee… Saranghae..” ini.. ini.. kata “Saranghae” itu untuk aku kan??

“Kyuhyun-shii..” kataku dengan bibir bergetar.. Dengan sigap tangannya menarik tubuhku.. dipeluknya dengan erat.. Aku menangis di bahunya.. Aku sungguh tak percaya.. akan ada kejadian seperti ini..

“Kyuhyun-shii.. naddo saranghae..” kataku disela-sela isakku..

Kyuhyun buru-buru melepaskan pelukannya..

“Apakah itu berarti kau mau menjadi yeojachinguku?” tanyanya.. Aku mengangguk pelan sambil menyunggingkan senyum terindah untuk namja special ini..Kyuhyun memelukku lagi dengan erat sekali..

“Ah.. Jeongmal saranghaeyo,Eunbee-shii..” ah.. indah sekaliii… >.<

Tapiii… Tapiii….
Tiba-tiba, samar-samar kudengar sebuah suara, sepertinya mirip suara alarm jam wekker…suaranya terdengar sangat nyaring..
“KKKRRRRIIIINNNNGGGGGGG!!!! KKKRRRRIIIINNNNGGGGGGG!!!!”
Kuberusaha bangun dan membuka mataku.. kukucak-kucak mataku untuk memastikan semuanya.. ternyata suara nyaring tersebut berasal dari jam wekker yang berada tepat di atas meja di samping tempat tidurku.. Kuperhatikan sekelilingku.. ini kamarku.. aku berada di kamarku.. bukan di ruang makan..!! kuperhatikan lagi sekitarku.. aku mulai mencari-cari kYuhyun..
“Kyuhyun-shi??? Dimana dia?” tapi yang kucari-cari tidak kutemukan.. Aigooo… Sialll!! Ternyata tadi itu Cuma mimpi…
Kugusak-gusak kepala ini.. aaissshhh… sayang sekali.. TERNYATA TADI CUMA MIMPI..!! 
Aku hanya akan tetap jadi seorang FANS.. pure fans.. huhuhu 

-THE END-

Thank u for reading.. i’m waiting for ur comments.. Thank u🙂

Posted by : Bibihgyu07 @ SEI (https://shawolandelfindo.wordpress.com)

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: