[FF] Vacation In korea | Eps 1

21 February 2011 at 8:58 PM | Posted in FF ( FanFiction ), SHINee | 3 Comments
Tags: , , , ,

Cast :

1.      Quintha Rosianissa – (Readers)

2.      Kyra Fionalia – (readers )

3.      Choi minho – shinee

4.      Key – shinee

5.      Kim Jonghyun – shinee

6.      Onew – shinee

7.      Lee taemin – shinee

Other cast :

  • SM artis
  • And other cast (cameo)

Gender :  comedy (semoga), romance

Siapa sih yang gak mau buat liburan ke luar negri? Apa lagi negri itu adalah Negara kedua yang menjadi favorite setelah Negara kita. Ini adalah hal yang paling di tunggu – tunggu oleh satu pasang sahabat yang tinggal bersama. Quin dan keyra, kefanatikan mereka akan hal-hal yang berbau korea membuat mereka mempunyai mimpi untuk suatu saat nanti mereka dapat menginjakan kedua kaki mereka di Negara tersebut. Kefanatikan mereka di mulai dari mencintai drama korea, hingga mereka terus mencari tahu seluk beluk korea. Hingga suatu saat seperti tertimpa duarian jatuh, mereka di kabarkan menang dalam suatu kompetisi kuis yang mengharuskan mereka berlibur di korea selama beberapa hari. Dan ternyata setelah beberapa hari di sana, kepuasan tak juga muncul di benak mereka. Bersenang – senang dan hura-hura membuat mereka terjebak dalam suatu masalah. Dan kesalahan mereka adalah mereka hanya mengetahui drama korea saja selebihnya, mereka tidak tau tentang penyanyi korea maupun boyband mereka dan itulah yang membuat mereka semakin terjebak dan apakah itu akan terjadi?.

Vacation in Korea Eps 1

20 Desember 2009

“Quin, loe lama banget sih?!! Cepetan dong” kyra mengikat sepatunya dengan cepat dan mengambil kunci motor.

“iya bentar!!… emm dah ayo!” balas Quin sambil merapihkan bajunya. “kita naik apa?” Tanya Quin dengan polos.

“ya apa lagi?” ucap kyra sambil menyodorkan helm yang berwarna merah muda.

“kita naik motor?” Tanya Quin kembali.

“gak!! Kita naik becak!!  Ya iyalah Quin pleases deh, loe kira ada orang naek becak pake helem? Udah cepet” kyra sedikit

mengangkat dress yang hanya menutupi sampai lututnya itu.

“tapi kan kita mau ke acara pernikahan jadi pengiring pula, kalo make up kita berantakan gemana ky?” ucap quin panjang lebar.

“duh! Loe ribet banget sih, tenang gue gak bakal ngebut. Udah cepet nanti kita terlamat lagi”

Dengan terpaksa quin menaiki motor.

“aduh duduk yang bener dong quin jangan duduk kaya emak-emak  kebelet pipis deh, duduk kya gue”

“iya, bawel” quin sedikit mengerucutkan mulutnya.

Bremmm~

“pegangannn!!!~~~”

“aaaaa~, kyraaaa!!”

***

“quin, kyra, untung kalian dateng cepat waktu ayo cepet yang lain udah nunggu. Loh quin kamu kenapa?”

“enga apa-apa kok pak dia Cuma gugup ajh, yaudah pak kita masuk dulu yah”

Kyra langsung menarik tangan quin dengan cepat, ternyata quin masih sedikit shok karena kyra ngegas motornya dengankecepatan maksimum membuat kyra berasa naik pesawat jet tapi yang di darat bukan di udara. Quin Cuma bisa menghakhiri dengan kalimat “loe mau bikin gue mati?!!” membuat kyra sedikit terkekeh.

Upacara pernikahan berlangsung dengan lancer, kyra dan quin menghela nafas dengan lega melihat dua orang yang

mereka sayangi itu tersenyum di atas hall yang bergitu indah.

“selamat menempuh hidup baru!” ucap mereka bersamaan.

“terimakasih ya quin, kyra kalian mau jadi pengiring pernikahan kami”

“duh bapak sama ibu gak usah sungkan kalian kan udah kami anggap sebagai orang tua sediri” jawab quin

“sejak kelas satu SMA kita dia ajar bapak sama ibu  bapak sama ibu guru favorite kita di sekolah, mungkin Cuma ini yang bisa kita lakuin buat ngebales jasa bapak sama ibu selama ngajarin kita di SMA dulu” tutur kyra semangat.

Pak agus yang dulu notabe nya adalah guru biologi kini terlihat haru, di susul mrs. Nina yang dulu notabenya adalah guru bahasa asing kyra dan quin.

“terimakasih … kalian murid yang baik” sahut pak agus yang kembali mengapus air mata di pucuk matanya.

“oh ya bapak punya sesuatu buat kalian” kini pak agus memberikan secarik kertas yang membuat mereka sedikit

penasaran.

“bapak tau kenapa kalian dulu di kelas sering ketiduran dan lupa mengerjakan PR pasti kalian sering bergadang buat nonton drama kesukaan kalian yand dari korea itu, sampe-sampe kalian masuk univ sastra korea. Bapak tau impian kalian, bapak hanya punya ini untuk murid-murid bapak yang baik seperti kalian.” Kyra mengambil perlahan kertas tersebut.

“itu adalah kertas undian, kalian bisa kirim ke alamat yang sudah tertera di situ. Bapak harap kalian menang undian itu maaf Cuma itu yang bapak bisa kasih” lanjut pak Agus dengan sedikit ragu. Pancaran keharuan mulai timbul dari mata quin dan kyra dengan semangat quin dan kyra memeluk pak agus yang sepengetahuan mereka pernah mereka anggap sebagai prajurit perang dari korea ketika mengajar mereka, dan sekarang mereka begitu menyayangi beliau.

***

“kenapa ky?” Tanya quin pada kyra.

“engga, emm menurut loe kita musti beneran nih ngirim nie undian?”

“sebernernya gue nerima itu karena gue ngehargain pemberian pak agus dan gue juga gak begitu yakin kalau kita bakan menangin tuh undian. Loe tau sendirikan, engga kuis, gak undian udah kita coba buat ikutin biar kita bisa pergi ke tempat yang namanya korea tapi gak pernah kesampean, and loe ingetkan kita sekarang masih nabung buat biayain kita pergi kekorea suatu saat nanti, tapi apa? nihil kyra tabungan kita gak pernah cukup. Udahlah gak pergi kekorea gak bikin hidup kita menderitakan?” jelas quin panjang lebar.

“jadi sekarang loe udah nyerah? Loe sendirikan yang bilang pasti suatu saat nanti ada jalan, dan loe yang bilang bahwa omongan loe gak pernah salah. I’ll trust you tapi kenapa loe yang jadi kayak gini?”

“so, what do you want?”

“gue bakal ngirim nie undian sebagai tanda gue ngehormatin pemberian  pak agus, dan sebagai tanda masih ada harapan”

Setelah perdebatan yang panjang quin menyetujui pendapat kyra, toh ini sebagai ajang usaha mereka untuk, setelah mengirim undian tersebut mereka mencari info mengenai undian tersebut dan yang ternyata memilih lima orang beruntung yang akan terbang ke korea bersama pasangan, entah kekasih, keluarga atau sahabat.

“perasaan gue gak enak, kayaknya kita gak bakal dapet, mungkin lain kali?” ucap quin.

“ I don’t know we can see” balas kyra yang kemudian beranjak menjauh dari layar laptop.

“lebih baik kita tidur pengumumanyakan besok pagi, yah semoga ajah” lanjut quin sambil tersenyum kemudian menutup tubuhnya dengn selimut. Quin pun ikut menjauh dari layar laptop dan tidur disamping kyra.

***

Keyra bangun sambil mengerjapkan kedua matanya dan bangkit dari tempat tidur,

“jam berapa nih? Jam 9!!!! Ah? Tenag hari libur!!” *hadeh*

“loh laptop belum mati toh?” ucap kyra sambil berjalan kearah laptop miliknya, kyra mematikan laptopnya dan kyra sedikit

tersadar akan sesuatu, “undian itu?” tanpa membangunkan quin, kyra berlari menuju kluar rumah  kemudian berdiri didepan kotak surat

“gue mohon jangan kosong” ucap kyra sebelum membuka kotak surat, dengan sedikit menutup matanya kyra degan lambat membuka kotak surat .

“yah~ kosong”  raut wajah yang tegang kini berubah menjadi raut wajah kecewa. “mungkin bener kata quin, lain kali” kyra beranjak masuk kedalam rumah tapi sebelum dia benar-benar pergi , tiba-tiba ia menginjak sesuatu dan hal itu membuat kyra sadar bahwa ia keluar tanpa mengguanakan alas kaki.

“map siapa nie?” Tanya keyra sembari mengambil map ukuran sedang berwarna coklat. Di bukannya map itu.

“selamat kamu memenagkan UNDIAN!! Quuuiinnnn!!!”

Kyra berlari masuk kedalam rumah yang bisa di sebut sebagai kossan mereka.

“AAAA~ Quin…liat!!!”

“apaan sie…” Quin mengeliat ditempat tidurnya.

sedangkan keyra masih membelalakan matanya menatap sesuatu di tangannya,seakan kalimat ‘gue gak percaya’ itu susah banget buat dia ucapin.

“ki…kita…bakal pergi… ke korea!!!”mendengar kata itu Quin langsung bangun dan berdiri di atas tempat tidur,tanpa babibu lagi Quin mengambil paksa map yang mulanya dipegang Keyra.

“kita?” tanya Quin ragu. keyra menganggukan kepala dengan semangat

“KYAAAA~~~~~”

***

“ky, mimpi apa kita semalem bisa ngeliat langsung yang namanya bandara incheon” ucap quin dengan kagumnya.

“kalo gue mimpi masuk drama full house trus mukanya songhyekyo berubah jadi muka gue” timpal kyra.

“oh ya? Kalo gue mimpi tiba-tiba gue di atas namsannya tower” kyra memandang quin dengan pandangan datar.

“iya, trus gelayutan? Sekalian ajah gue bilang mimpi berenag di sungai han biar dikata ikan lele kali. Udah ah~ nanti kita

ketinggalan lagi”

“emang di korea ada ikan lele ky?” Tanya quin polos.

“ada, ikan mujaer juga ada and kalo loe nanya terus loe yang gue bikin kaya ikan mujaer”

***

Kemudian mereka berjalan ke hotel bersama pemenang undian yang lainnya.

“selamat dating” sapa seseorang pria yang mengguanakan jas hitam dan berbaju formal.

“sebelumnya kami akan memberikan sedikit pemberitahuan, kita akan berlibur di korea selama tujuh hari, hari pertama

samapi hari ketiga kita akan bersama-sama tour keliling seoul setelah itu anda di bebaskan untuk berjalan-jalan sendiri tentu dengan dampingan guide kami demikian pemberitahuannya dan selamat beristirahat”

Tiga hari berlalu dengan sangat cepat, membuat quin dan kyra tidak berani melewatkan satu moment pun. Dihari keempat quin dan kyra memutuskan untuk pergi bersama tanpa bantuan guide karena tentu mereka telah ahli dalam berbahasa korea dan bekal mereka adalah peta petunjuk jalan di daerah seoul.

“pokoknya gue mau belanja!!!” ucap quin lantang

“and gue jalan-jalan sepuasnya, kya~ I’m coming !!!!” kyra berlari kecil di susul quint di belakangnya, tawa kegembiraan pun terlihat di wajah mereka *wajah author juga*

Hari pun telah sore mereka memutuskan untuk kembali ke hotel. “aduh badan gue pegel-pegel tapi tadi seru banget.” Kata quin yang kemudian mengembuskan badan di kasur yang berukuran big size. Kyra ikut membaringkan badanya di kasur tiba-tiba sebuah ide jahil muncul.

“emm,Quin.” Panggil kyra tapi pandangannya tetap pada langit – langit kamar.

“apaan?” jawab quin yang juga masih memandang lurus kedepan.

“kitakan bentar lagi pengen balik keJakarta”

“emm? trus?”

“gue pengen deh liburan kita tuh gak bakal terlupakan gituh ajah”

“ini juga liburan yang gak bakal gue lupain, kyra”

“bukan itu maksud gue,…”

“trus??”

“besok kita jalan-jalan lagi yuk!, tapi harus lebih heboh dari yang tadi” kini pandangan quin mengahadap kyra.

“maksud loe?” Tanya quin. Tapi kyra hanya tersenyum manis.

***

“gemana kalau kita taruhan?,”

“taruhan apa?”

“eum, siapa yang sampe di namsan tower duluan dia yang menang dan yang kalah  bakal bikin sarapan setiap pagi, selama dua minggu?” tantang kyra.

“eum, okeh~”

“satu… dua…tiga…”

Quin dan kyra berlari sambil tertawa tentu pandangan aneh terlihat dari raut orang orang sekitar dan seolah berkata “ntu orang ngapain yak lari-lari begono” *loh kok orang korea jadi logat betawi gtuh, maaf author salah ketik* “kenapa dua orang itu?”

Tapi quin dan kyra tidak mempeduliakanya mereka tetap berlari.

“yeah gue menang hhh~” sahut kyra

“gila cepet banget loe larinya hh~~ udah kaya keong”

Pletak!!

“keong mah lambat oneng, yang bener tuh kaya siput” *gubrak! Udah outhor setres nie*

“tapi sumpah  !sumpah tadi tuh kocak banget,ky!!”

“gue bilang apa,ini bakal jadi liburan yang gak bakal terlupakan !!”

“oke… sekarang giliran gue~~” balas quint dengan semangat.

“siapa yang paling banyak belanja Cuma dengan uang 20 won dia yang bakal menang and bakal jadi pembokat selama satu bulan? Gemana?” tantang quin.

“okeh”

“deal?”

“deal!”

Mereka pun belanja sepuasnya bahkan melebihi 20 won uang yang mereka belanjakan.

“haha, jadi untuk kali ini gak bakal ada yang jadi pembokat nie?” ledek kyra.

“haha iya, gue udah telanjur belanja banyak”

“loe sih nantangin belanja, ya kaya gini deh” sambung kyra dengan tawanya.

“udah sekarang kita balik ke hotel udah sore”ucap quin

“tapi gue lupa arahnya” tutur kyra.

“tenang ada gue, udah yok jalan ah!”

***

“tunggu, kok kita dari tadi muter-muter ajah sie Quin,??” Tanya kyra heran

“gue juga gak tau~ udah ah ikutin ajh~” balas qui nasal karena lelah.

Mereka terus berjalan sampai quin tersadar akan sesuatu “kok dari tadi muter ini terus deh” bati quin.

“kok berhenti quin?” Tanya kyra.

“kayaknya….. kita… nyasar deh ky?”

“WHAT? YASAR?? loe gila apa Quin, kok kita jadi nyasar gini?”

“mana gue tau!!loe kan tau sendiri, gue itu pelupa” tiur quin dengan rasa bersalahnya.

“tapi senggaknya loe bilang kalo loe gak tau jalan!!! Damn!”

“terus sekarang gemana?” quin berbalik bertanya.

“yaudah kita balik ke hotel naik taksi ajah” tanpa mereka sadari ternyata ada seseorang yang mengintai mereka.

Seorang pria berperawakan besar menarik tas kyra dengan  kasar.

“ehh!! co…COPETT!!quin ,quin… copet!!”

Pletakk!!

“bego! kenapa manggil copet?”

“ya karena dia ngambil tas gue!!”

“loe kira kita di indonesia?!!!”

“uh,God!! gue lupa!!”

“kejar!!!”

***

“INI SEMUA SALAH LOE!!!”

“Loh kenapa gue yang disalahin?!!”

“kalo gak karena loe kita gak bakal nyasar!!”

“loh? bukannya loe yang ngajakin gue buat ikuti ide gila loe??!!!” ucap quin yang tak kalah kerasnya.

“tapi kalo loe gak ceroboh kita gak bakal yasar!!!” balas kyra ketus.

“ceroboh?? gara-gara siapa coba kita kena copet dan kita gak bisa balik kehotel?? LOE!!!”

“TERSERH ,SEKARANG KITA CARI JALAN MASING MASING, JANGAN IKUTIN GUE!!!” ucap kyra dengan nada besar

“oke , FINE!! gue juga gak bakal ngikutin loe, PUAS!!!” balas quin yang tak kalah kasarnya.

_ To be countinue_

created by kArtIka cWeAtz

posted by Riana@SEI

Advertisements

3 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. kyyyaaaaaa … Curang tuh si kyra sama quin ke korsel ga ngajak2 .. Uhhhh ..
    Aku kan mauuuuu ikuttt ..

    Shineenya mana ?? Keluarin shineenya jangan lama2 yaaa ..

    Wahhhh suka bgt nih sama ff beginian, bahasanya itu lohhhhh … Weheheheheh ..

    Lanjooootttttt .. Good job !!

    • ok,,,tnggu az ia coz sang creatornya lum ngirim lanjutannya,hehe…;) nti klo uda ada pasti lgsg kita post, thanx uda baca…^^

  2. ohhh ne, cheonman … 🙂
    Ku tunggu .. Heeee 😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: