Annyeonghaseyo Chingudeul ^.^
Author Septi imnida….
Ini Cerita pertama yang aku upload disini,, sebelumnya udah pernah di post di blog laen and fb aq…
semoga pada gak bosen bacanya…
Have fun Guys
ini adalah kisah tentang Kim bersaudara, mereka dijuluki FK 4 ( Flower Kim Four),, itu karena keempat saudara ini memiliki wajah tampan yang bisa membuat hati para yeoja yang melihat mereka akan berdebar-debar. Mereka terdiri dari :
*Kim Heechul
*Kim JongWoon (Yesung)
*Kim Ki bum
*Kim Hongki
Kita ikuti kisah mereka dalam “Crazy Brothers”
Episode 01 : Hilangnya Heebum, Ddangkoma, Makanan ringan???
Genre :
- Comedy
- Family
- Romance
Siang itu, suasana ribut menghampiri keluarga Kim, entah ulah apalagi yang dilakukan keempat saudara keluarga Kim ini. Setiap hari ada-ada saja yang dilakukan mereka, hingga orang-orang yang tinggal tak jauh dari rumah mereka sudah sangat memakluminya.
“HeeBum…Heebumm,,heebumm” teriak seorang Namja keluarga Kim tersebut.
“Ddangkoma,,, Ddangkoma,, Ddangkoma..” teriak seorang Namja lainnya secara bersamaan
“Heebumm/Ddangkoma,,kau dimana??” teriak kedua namja itu bersamaan, mereka sangat kompak sekali.
Terlihat wajah panik menyelimuti wajah kedua namja itu,, mereka adalah Kim Heechul dan Kim Jongwoon, dua dari empat bersaudara keluarga Kim. Kelihatannya mereka berdua kehilangan hewan peliharaan kesayangan mereka, euhmm, tidak biasanya terjadi?? Mereka masih berlari kesana kesini, berteriak kesana kemari, berapa kali mereka berteriak, berapa kali mereka mengelilingi seisi rumah, tetap saja hasilnya Nihil.
“hosh hosh hosh” terdengar desah napas mereka yang sangat lelah setelah mengelilingi beberapa kali rumah mereka yang besar itu, keringat bercucuran mengalir di kulit mulus mereka.
“Hyung apa kau sudah menemukan Heebum” ucap Jongwoon atau sering di panggil Yesung dengan sedikit terengah-engah.
Heechul menatap tajam kearah yesung,, “apa aku kelihatan sudah menemukannya??”
“ahh,Ara ara, aku hanya berbasa basi saja” ujar yesung.
“aku tidak perlu basa-basi mu!! aisshh,, kenapa heebumku bisa hilang begini?? atau jangan-jangan Ddangkoman busukmu itu yang mengajaknya kabur??” tuduh heechul pada dongsaengnya itu..
Yesung menatap kaget kearah heechul, dia merasa sangat kesal atas tuduhan hyungnya itu,”YA! Seenaknya saja kau bicara, Ddangkomanku tidak mungkin pergi kabur, apalagi mengajak kucing jelekmu itu,, mungkin sebaliknya, kucing jelekmu itu yang memepengaruhi Ddangkoman tercintaku untuk pergi”
“Mwo?? Kau bilang apa tadi?? Kucing jelek?? Kura-kuramu itu yang jelek,, beraninya kau menghina kucingku,, itu sama saja kau menghina aku,, hyungmu”ucap heechul kesal, dia beranjak ingin memukul yesung.
“APA?? Kau ingin memukulku HA?? Aku tidak takut padamu,, kau yang mulai mengatai Kura-kuraku!! Aku tidak bisa terima perlakuan kejimu itu” Yesung terlihat sangat kesal, dia mengumpulkan keberanian untuk mengucapkan perkataan tadi, walaupun dia merasa takut untuk meneriaki hyungnya itu. Terlihat tangan heechul mulai mengepal, begitu pula Yesung. Dan kini mulai mengayunkan satu sama lainnya.. Tapii…
“YA! Hyungg,berhenti, apa yang ingin kalian lakukan HAA??” Teriak seorang namja.
Sontak heechul dan yesung melihat kearah sumber suara , namja yang berteriak tadi adalah Kim Kibum,, anak nomor tiga keluarga kim.
“ada apa dengan kalian? Apa kalian akan berkelahi?? Cihh,hanya masalah kecil seperti ini saja, kalian seperti anak kecil saja, kalian tidak pantas dipanggil hyung”ujar kibum datar,, terlihat wajah kedua Hyungnya memanas, kelihatannya heechul dan yesung kesal dengan apa yang diucapkan dongsaengnya itu.
“Bocah ini!! Apa yang kau katakana tadi?? Seperti anak kecil??” ucap heechul menatap tajam kea rah dongsaengnya..
“tidak pantas dipanggil hyung??” sambung yesung..
“Apa kau ingin mati!!” teriak kedua hyungnya secara bersamaan.
Kibum menatap kedua hyungnya kembali “YA! Kalian ini kenapa?? apa ada yang salah dengan perkataanku tadi?” ujarnya polos..
“kau ini,, tentu saja itu salah,, berbicara seenakmu” ucap yesung dengan sinis.
“aisshh,, apakah orang yang lebih tua selalu bersikap seperti ini,, jika ada masalah apakah harus diselesaikan dengan berkelahi?? Seperti anak kecil saja”gumamnya..
“Mwo?? ! Lagi-lagi kau mengatai kami seperti anak kecil,, apa kau ingin matii??”ucap heechul yang kesal, dia berancang membuka sandal tipisnya itu, heechul berencana melempari sandalnya itu kea rah Kibum, tapi Kibum menyadari hal itu dan segera lari secepat kilat meninggalkan kedua hyungnya itu…
“aaaaaaaa” teriak Kibum yang lari menjauh..
“YA! KIM KIBUM,, mau kemana kau? Bukan membantu malah berkata yang tidak-tidak,, SINI KAU?” teriak heechul mengejar dongsaengnya itu,, tapi ditahan yesung.
“sudahlah hyung,, benar yang dikatakan kibum-ah tadi, seharusnya kita tidak berkelahi seperti ini, lebih baik kita mencari Ddangkoma dan heebum bersamaan, bukankah dua lebih baik dari satu” ucap yesung bijak sambil memeluk hyungnya dari belakang mencoba menahan heechul untuk mengejar dongsaengnya kibum.
Heechul melirik yesung “ huh! Kau benar,, lebih baik kita terus mencari heebum dan Ddangkoma, tapi sebelum itu lepaskan pelukanmu ini,, memalukan sekali”mendengar perkataan heechul, yesung dengan cepat melepaskan pelukannya itu.
Akhirnya mereka berdua mengurungkan niat mereka untuk saling memukul satu sama lain, kini mereka mulai mencari heebum dan Ddangkoma di halaman belakang rumah mereka.
~!@@#$$%^&*()
Ditempat lain pada waktu yang sama~~
“aisshh,, apa perkataanku tadi salah?? Aku kan hanya ingin melerai mereka,, dasar hyung-hyung menyeramkan” ucap Kibum kesal..
Kibum merasa kesal atas perlakuan yang ingin dilakukan hyungnya, dia memutuskan untuk menjahui kedua hyungnya saat ini. Dia berpikir mungkin suasana hati hyung-hyungnya saat ini sedang tidak baik.
Kini kibum sedang duduk di ayunan yang berada di halaman depan rumah mereka, terlihat dia sedang berpikir, entah apa yang dipikirkannya? Author tidak bisa menerawang pikirannya lebih dalam lagi *jyaahh*.
“oh iya,, Hongki-ah ! kemana dia?” gumam kibum bertanya pada dirinya sendiri,, sudah dari pagi tadi dia tidak melihat dongsaengnya Hongki, hongki adalah anak bungsu keluarga Kim, Kim Hongki (maap dirubah marganya, heheh).
“bocah itu, main saja kerjaannya!” desis kibum,, kini dia beranjak dari ayunan dan masuk kedalam rumahnya, dia mengendap-endap melihat keadaan, apakah hyung-hyungnya masih ada didalam. Kibum berjaga-jaga kalau saja kedua hyungnya itu akan memukulnya. Kibum masih melihat kesana kemari,, dia mulai menaiki anak tangga dirumahnya dengan perlahan, kelihatannya dia mau menuju kamarnya yang terletak di lantai dua,, dan tepat seperti yang author pikirkan dia memasuki kamarnya..
“huftt,, untung saja hyung-hyung tidak ada di dalam rumah,,” ucapnya lega..
“ehh tapi,, mereka kemana???” Tanya kibum pada dirinya sendiri,,dia berpikir sejenak,, “ah sudahlah untuk apa aku memikirkan mereka, mereka hampir saja melukai tubuhku yang indah ini”
!@#$%^*()*^$#
Di Halaman belakang, pada waktu yang sama.
Terlihat kedua saudara keluarga Kim masih belum menemukan hewan peliharaan mereka,,
“aisshh,, mereka pergi kemana sebenarnya??” ujar heechul sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
“entahlah hyung!! Ddangkomaa,, Mianhae karena tidak selalu memperhatikanmu, hikshiks, kau jangan marah padaku seperti ini, Ddangkoma kembalilaahh, aku merindukanmu” ucap yesung, terlihat wajahnya begitu sedih, memang akhir-akhir ini dia jarang merawat Ddangkoma dengan baik, mungkin saat ini dia amat menyesal.
“jangan merengek seperti itu, lebih baik mencarinya lagi dengan baik” ujar heechul. Yesung hanya menatap kusut kearah heechul
“Heebumm,, kau dimana sayang?? Ayo sini ckckkckc” ucap heechul sambil mencondongkan badannya melihat dibahwah2 meja, barang kali heebum ada disitu,, tapi seperti sebelumnya, hasilnya nihil..
!@#$%^&***(
Di tempat lain pada waktu yang sama
“makanlah dengan banyak agar kalian tumbuh besar,, kasihan sekali kalian ditelantarkan begitu saja oleh mereka,,, cih”
“ehhehehe” orang itu terkekeh..
“aisshh,, Sudah dari pagi tadi kita disini,, apa yang ingin kalian lakukan selain makan??” ucap orang itu lagi.
“………………” tak ada yang menjawab,, tentu saja, karena yang di ajak orang itu bicara adalah dua ekor hewan.Lol
“uhhmm,, ini adalah tempat rahasiaku yang paling nyaman,, pasti kalian tidak akan merasa bosan,” ujarnya.
“aa,,kau masih mau lagi heebum?? ya,, ini, aku masih banyak persediaan, kau tenang saja” ucapnya..
“waahh,, Heebum kau rakus sekali,, makanan Ddangkoma juga kau makan,, ckckkc, apa kau tidak pernah diberi makan olehnya?? Kasihan sekali heheh”cerocos orang itu terkekeh
Dia tersenyum lebar melihat kearah dua ekor hewan itu,,”oh iya,, apa kalian ingin aku menyanyikan sesuatu untuk kalian” Tanya orang itu..
“baiklah aku akan menyanyikan sebuah lagu indah untuk kalian.. hehehe, dengarkan baik-baik”
Uriga mannage doen narul chugboghanun i bamun
hanuren dari pyoigo byoldurun misojijyo…
orang itu menyanyikan sepenggal lagu yang amat sangat indah,, suaranya begitu merdu. Wajahnya yang tadi amat ceria kini seketika terlihat sendu.. entah kenapa!
gudeui misoga jiwojiji anhgil bareyo
onjena hengboghan nalduri gyesog doegil bilmyo…
tiba-tiba, dia menghentikan nyanyiannya,kemudian tersenyum tipis dengan tatapan yang sendu, dia mengelus salah satu hewan yang dipanggilnya Heebum tadi. Dia menekuk-kan kedua kakinya, dan meletakkan wajahnya diantara kedua lututnya itu, tangannya masih mengelus Heebum serta tangan satunya mengangkat Ddangkoman di hadapan wajahnya.
Dia menatap sendu kearah kedua hewan itu “kalian tahu? Aku sangat merindukan lagu ini,, lagu yang sering kami nyanyikan bersama,, sangat sangat rindu dan kalian tahu? Ini lagu terakhir yang ibu nyanyikan bersama kami” ucapnya lirih..
Kemudian dia meletakkan kembali Ddangkoman sang kura-kura di akuarium kecil “ahh iya, mian, biar kulanjutkan hingga selesai,, agar kalian tidak bosan,” ujarnya
Honja jisenun bamun na gudega jakku to olla
gudeyege jonhwarul goro tujongul burinda hedo
dia kembali berhenti,, terlihat butiran air kecil mengalir di pipi mulusnya, dia tidak peduli akan hal itu, dia tidak berniat menyekat air matanya, dia hanya tersenyum kembali,dan dia meneruskan nyanyiannya
sashil naui maumun hiks,, hiks guronge anirangol hiks…hikss
algoinayo da algodo hiks..hiks morunche hanun gongayo…
Himdun iri idahedo gude mogsoril
jamshirado dudge doendamyon nan da idgo usul su ijyo hiks…hiks..hikss
terdengar isakan tangisan di setiap lirik yang dia nyanyikan,,dan kini dia terbenam dalam lagu yang dia nyanyikan itu, tidak memperdulikan air mata yang terus mengalir, kini yang ingin dia lakukan hanyalah bernyanyi dan menangisi semua kerinduannya….
!@#$%^&
Di kamar Kibum pada waktu yang sama..
“aigooo,,, kemana semuanya?? Makananku,, makanan ringan simpananku??”teriak kibum
Terlihat wajah kibum begitu panik, dia membongkar lemari tempat makanan ringan yang disimpannya, tetapi tak tersisa satu pun.
“aisshh,, kemana?? jangan-jangan ada yang mengambilnya” pikirnya.. dia berlari keluar kamarnya, menuruni tangga dengan cepat, yang ada dipikirannya sekarang ini adalah kemana perginya semua makanan ringan yang disimpannya.
“hyungg,, hyungg,, dimana kalian” teriak Kibum sambil berjalan mengelilingi rumahnya, dia mencari dikamar, tidak juga menemukan hyungnya.. “apa karena mereka marah padaku, mereka mengambil makanan ringanku begitu saja, ini tidak bisa dibiarkan,, aku tidak melakukan kesalahan kepada mereka” ucapnya kesal..
“hyung,, hyu..” ucapnya terpotong karena kini dia telah menemukan kedua hyungnya itu di halaman belakang rumah mereka.
“YA! Kau kenapa Kibum??” ucap Heechul,, sepertinya mereka sudah tidak marah lagi pada Kibum, begitu cepat mood mereka berubah.
“hyung,, apa kalian yang mengambil makanan ringanku ha??” ucapnya dengan nada tinggi..
“omo..omo,, ada apa dengan mu?? Kenapa kau meneriaki kami seperti itu??” ucap yesung yang kaget dengan teriakan dongsaengnya.
“YA! Aku tahu aku sudah mengatakan hal yang tidak-tidak pada kalian,, tapi apakah ini manusiawi mengambil makanan orang tanpa izin, apa kalian tahu? Itu aku beli dengan uang jajanku sendiri,, seenaknya mengambil makananku begitu saja” teriak Kibum panjang lebar..
“apa maksudmu?? Kami tidak mengerti??” Tanya heechul bingung begitu pula yesung, bagaimana tidak? Mereka yang tidak tahu apa-apa mengenai itu dituduh begitu saja,
“kalian telah mencuri makananku kan?? Iya kan??” ujar kibum dengan mata melotot.
Heechul dan yesung saling bertatapan,, terlihat wajah mereka semakin bingung,,
Heechul mencibir “YA! Bagaimana mungkin kami mencuri makananmu,, sejak dari tadi kami terus mencara Heebum dan Ddangkoma, begitukah kau menilai kami?? Menuduh kami pencuri??”
“Ne,, seenaknya saja kau menuduh kami” bela yesung
Kibum menatap kedua hyungnya, “tentu saja, walaupun jahat. Hyungnya itu tidak akan berkata bohong” pikirnya. “laluu..lalu siapa?” tanyanya.
Heechul dan yesung hanya mengangkat bahu,,”Molla” ucap yesung.
“aku juga sedang bingung mencari heebum,, mana aku tahu tentang makananmu itu” ujar heechul yang masih melihat kesana kemari, kalau kalau dia melihat heebum.
“hah,, apakah ada pencuri?? Tapi mana mungkin pencuri mengambil makanan ringan,,, atau jangan-jangan hewan-hewan menjijikan kalian itu mengangkutnya pergi” ucap kibum sinis.
Deg..Mendengar perkataan kibum yang menusuk, heechul dan yesung langsung menatapnya tajam,,
“Mwo?? Menjijikan??” ucap heechul dan yesung bersamaan..
“NE,, MENJIJIKAN,, apa perlu aku mengejanya agar kalian jelas” ujar kibum tanpa rasa takut.
“aisshhh,,, bocah ini,, enak saja menuduh heebumku mengambil makanan tak bergunamu itu.” Kata heechul yang mulai memanas..
“MWO?? Tidak berguna katamu??? Kucing jelekmu itu yang tidak berguna” teriak Kibum..
Heechul semakin kesal,, begitu pula yesung “YA! Kibum-ah, beraninya kau berteriak pada hyung-hyungmu ini” ucap yesung..
“kalian yang memulai” belanya..
“dasar,, kenapa aku mempunyai dongsaeng yang tidak berguna ini” kata heechul,, kini ketiga saudara ini hanya saling memaiki,, hingga akhirnya menimbulkan pertengkaran yang amat dahsyat *lebey*
“apa katamu?? Kau itu yang tidak berguna” ucap yesung, karena dia juga merasa sebagai dongsaeng yang dikatakan oleh heechul tadi.
Kini pukul memukul terjadi diantara mereka,, “YA! Rasakan ini Kibum-ah,, “PLAAKK.. pukulan Heechul mendarat di pipi Kibum,, kini Yesung memukul Heechul,, dan ki bum memukul yesung dan saling pukul memukul.. diantara mereka bertiga
PLAKK… GUBRAKK,, GLAAKKK,, PRAAKK,, RAKKK DEPLAAKKK,,,
“rasakan ini,”
“KYAAA,,, ini untukmu”
“ ini juga untuk mu” PLAKK,,
!@#$%^^&&*((
Ditempat yang lain pada waktu yang sama
Orang itu, masih bernyanyi dengan nada yang rendah, volumenya pun kecil, hampir tidak terdengar, terlihat matanya hanya menatap kosong kearah depan, dia meminum sesuatu. Kemudian dia mendengar suara keributan terjadi… dia pun tersadar dari lamunannya, dan kini mulai menyekat air matanya yang sedari tadi mengalir lembut dipipinya. Dia pergi kearah sumber suara yang berisik itu…
“YA! Hyung,, apa yang kalian lakukan ??? kenapa wajah kalian seperti itu?? Hihihi lucu sekali hehe..!” Teriak orang tadi sambil terkekeh tak jelas..
Sontak ketiga bersaudara itu melihat kearah sumber suara, suara itu berasal dari atas atap rumah mereka, dan ternyata itu dongsaeng mereka KIM HONGKI,, dongsaeng mereka yang satu ini memang sangat aneh, dia bias muncul ditempat yang tidak terduga, pikir mereka bertiga.
“HONGKI-ah” teriak mereka kaget secara bersamaan..
“Waeyo??” ujarnya polos..
“apa yang kau lakukan disitu??” Tanya heechul..
“aku ?? aku sedang bersantai,, hehe,, kalian sedang bermain apa?? Kenapa tidak mengajakku??? Ada apa dengan wajah kalian itu,, begitu menyeramkan,, ahh aku tahu !! kalian sedang bermain setan-setanan ya?? Hiyy,, kenapa mainnya siang hari begini??” tanyanya panjang lebar tanpa berhenti..
“YA! Hongki-ah,, apa kau mabuk???” ujar heechul..
“ha?? Aku?? Aniyo,, hehhe,, apa hyung bercanda?? Ehhehe” bantah hongki, dia hanya tersenyum tak jelas, kelihatannya dia memang sedang mabuk.
“aisshh,, apa kau minum arak ha???” tegas yesung..
Hongki menggeleng cepat,, “Aniyo!!”
“jangan bohong!! Wajahmu merah,, dan gaya bicaramu seperti orang mabuk,, kau pasti minum arak” ujar yesung lagi..
Hongki hanya menggeleng,, “hehhe,,aku tidak minum arak!! Hihihii.. aku,, aku hanya minum ini” ujar hongki sambil menunjukkan minuman yang diminumnya.
“SUSU??” ujar ketiga hyungnya.
“Hmm” angguk hongki.
“ii..itu kau mengambilnya dimana???” Tanya kibum.
“aa? Ini??hemmm,, aku mengambilnya di kulkas! Wae??”
“aishh,, kau mengambilnya…” ucap kibum
“YA! Memangnya kenapa ??” Tanya heechul penasaran.
“itu,, susu itu,, susu itu sudah tidak baik lagi”
“Mwo?? Maksudmu,, sudah kadaluarsa???” heechul terkejut, begitu pula yesung, sedangkan hongki hanya senyum-senyum tak jelas.
“hum,, pantas saja rasanya agak aneh,, heheh” ucap hongki dengan senyum lebar.
Kibum mengangguk,, “lalu kenapa tak kau buang?? “ kata yesung menatap dongsaengnya itu.
“sebenarnya hari ini aku ingin membuangnya,, tapi pagi tadi saat aku lihat dikulkas sudah tidak ada lagi, aku pikir kalian yang sudah membuangnya,, mianhae” jelas kibum.
PLAKK “aisshh,,, BABO!!” ujar heechul kesal sambil memukul kepala Kibum.
“aww,” ringiss kibum sambil mengelus kepalanya.. dia tidak berencana beradu mulut lagi dengan hyungnya, karena dia tahu ini kesalahannya, dia telah membuat adiknya itu mabuk, atau bias lebih dari itu.
“YA! Apa kalian mau minum ini bersama denganku,heebum dan Ddangkoma???”teriak hongki dari atas atap.
“MWO?? Kau bilang apa tadi?? Heebum??” Tanya heechul antusias.
“Dd..Ddangkoma???” ujar yesung tak kalah antusias.
Sedangkan kibum hanya mengelus kepalanya yang terkena pukulan hyungnya tadi.
Hongki hanya mengangguk polos. “disini juga ada makanan, aku mengambilnya di kamar kibum hyung tadi pagi,, mian tidak member tahumu,, ehhehe” ujar hongki menatap kibum.
Heechul,Yesung,dan Kibum saling bertatapan “HOONGGGKKIIIIIIIIIIIIII” teriak ketiganya secara bersamaan..
“mwo?” hongki hanya menatap ketiga hyungnya dengan tatapan bingung,,,
“AWASS KAUUU” teriak ketiga hyungnya lagii sambil berlari menuju ke atas atap rumah mereka menghampiri hongki.
GUBRAKkk, PLAKK,, GLAAKKK,, JEDERRR,,, GRAZAAKKK AKBRAAKKK… “SEmua ini karena KAu” PLAKK GRAK PLEKK GRAKZZ…
Seketika wajah hongki sama seperti ketiga hyungnya..
“heebum”
“Ddangkoma”
“makanankuu”
“Hyung,kalian?? huwaa, ternyata kalian masih peduli padaku?,, kalian bahkan melakukan ini padaku agar wajahku mirip seperti kalian,,, aahh senangnyaa,, SARANGHAEYO” teriakknya polos sambil memeluk ketigaa hyungnyaa dengan erat… dia tidak merasa sakit sedikitpun saat itu, karena dia kini sedang memeluk hyungnya, dan hal itu membuat dia melupakan segala kesakitan baik didalam mau pun diluar dirinya.. “aku ingin selalu memeluk kalian “ batinnya
“HONGKIIII LEPASKAANNNN” teriak hyung-hyungnya
“waeyo? Aku ingin memeluk kalian lagi lagi dan lagi??”
~~!~~!!@@~########$&%$#
“Hongki-ah jangan minum susu ini lagi” ujar heechul
“tapi ini enakk,, ayo hyung coba minum ini, kau kan suka susu” paksa hongki menyodorkan susu itu kemulut hyungnya. Heechul terlihat meronta,, dia berlari menghindari hongki..
“hyunggg,, ayolaaahhh” teriak hongki sambil berlari mengejar heechul.
Yesung dan kibum hanya tertawa geli melihat mereka.
“Mereka memang selalu rebut,, hehehehhe” ujar seseorang yang memperhatikan mereka dari kejahuan.
**The END**
Thanks for read it^.^
Filed under: FF ( FanFiction ), Super Junior Tagged: | Fanfiction, Kim Heechul, Kim Kibum, Lee Hongki, Yesung






lucu banget kocak. lanjut…